Modal Koperasi
Suatu
perkumpulan atau organisasi dalam melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan bersama,
pasti memerlukan modal. Koperasi membutuhkan modal untuk biaya pendirian sebuah
koperasi atau disebut dengan biaya pra – organisasi. Kemudian, untuk membeli
barang – barang modal. Barang – barang ini digolongkan menjadi harta tetap atau
barang jangka panjang. Setelah biaya tersebut terpenuhi, modal diperlukan untuk
biaya operasional dalam menjalankan usaha koperasi.
Modal
koperasi sangat penting, karena dengan modal yang cukup koperasi dapat bersaing
dengan usaha lain di luar koperasi. Modal harus dimanfaatkan untuk usaha –
usaha lain dan dapat mengingkatkan kesejahteraan anggota koperasi. Ada dua
sumber modal koperasi yaitu modal sendiri dan modal pinjaman. Modal sendiri
berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan dan hibah dari
anggota atau masyarakat. Sedangkan modal pinjaman itu berasal dari anggota
koperasi, koperasi lain, bank dan lembaga keuangan, penerbitan obligasi dan
surat hutang, dan sumber lain yang sah.
Sumber
permodalan koperasi harus tetap dikendalikan dan dikelola oleh anggota, agar
tidak terjadi kesalahan laporan keuangan suatu koperasi. Usaha koperasi harus
dapat membentuk permodalan baru. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menahan
sebagian keuntungan hasil koperasi dan tidak dibagikan kepada semua anggota
koperasi. Koperasi memerlukan modal untuk memenuhi biaya usaha secara efisien
dan meningkatkan efektivitas kinerja. Dengan kegiatan efisien dan efektif maka
koperasi akan mendapatkan keuntungan yang besar dan kelancaran dalam
menjalankan usaha koperasi.
Subandi.
2017. Ekonomi Koperasi. Bandung : Alfabeta
Anonim.
2017. Modal Koperasi berasal dari mana??. http://kementeriankoperasi.com/modal-koperasi-berasal-dari/ Diunduh
tanggal 25 September 2017
Komentar
Posting Komentar